Suatau Malam setelah sholat isya kurebahkan badan di atas kasur disamping istri, sebelum mata sempat terpejam istri membuka percakapan,
"Yah, tadi ada orang non muslim ke rumah bapak, Trus dia bercerita banyak, sampai mebahas hal hal terkait masalah agama, Dia bilang kalau agama islam tu
mebingungkan ya??",
"Membingungkan gimana?"
Aku mulai beringsut membalikan badan menghadap istri karena aku menganggap ini hal yang serius.
"Katanya, kenapa kitab umat islam itu
banyak sekali, Ada al qur’an, Ada Hadis dan Ada juga kitab kitab kuning yang lain dan
katanya Juga, coba kitab kami hanya ada satu sehingga tidak membingungkan”.
"Hemm.. trus mama jawab apa??"
"Gak Ada, diam aja"
"Gini.." Sambil berfikir dan mencoba menjelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami istriku, "Klo misalnya ada yang bilang pelajaran matematika itu susah, membingungkan!!
rumus matematika itu gak bisa dipelajari, menurut mama sebagai guru matematika, apakah betul pelajaran matematika itu susah, atau pelajaran matematikanya
yang salah, atau juga rumusnya yang salah atau ada hal lain??"
"Ya tentu orangnya yang kurang pinter,
masak pelajarannya yang di salah kan",
"Betul, Keterbatasan manusia entah itu keterbatasan
ilmunya, keterbatasan kemampuannya dalam memahami sesutau atau keterbatasan
dalam memahami agama, tidak berhak memvonis agama ini salah dan
membingungkan" aku berhenti sejenak kemudian melanjutkan "seperti halnya kita tidak bisa mengatakan pelajaran matematika
itu membingungkan, hanya karena kita tidak menyukai dan memahami ilmu matematika. Misal gini deh, jika seorang buta di minta
memegang gajah, lalu di minta mendifinisikan seperti apa gajah. Maka jika dia
hanya memegang telinga gajah lalu membuat kesimpulan, maka kesimpulan dia
salah, Dia mengira bahwa gajah itu pipih seperti kipas. Begitu juga kalau
seseorang baru mengenal islam dari berita dan media masa maka dia tidak bisa
mengambil kesimpulan dan mendefinisikan apa itu islam"
"Hee,,gitu ya? tp memang kitab umat islam itu
banyak ya?,,
"Kitab umat islam atau wahyu ALLAH hanya satu
yaitu Alqur’an. Alqur’an adalah wahyu ALLAH yang di sampaikan pada umat
manusia lewat lisan nabi Muhammad Saw. Nabi Muhammad adalah orang yang Ummi, tidak
bisa baca dan tulis sehingga sangat tidak mungkin Alquran itu karangan nabi
Muhammad yang di sadur berdasar referensi agama terdahulu yang sempat di
pelajari, seperti yang di tuduhkan musuh musuh islam"
"Kalau Hadis??"
"Sedangkan Hadis adalah perkataan, perbuatan, atau kejadian yang
di saksikan nabi yang di riwayatkan oleh para sahabat sehingga sampai kepada
kita. Pada zaman nabi hadis tidak di tulis,
karena nabi melarangnya,, nabi khawatir sahabat mencampur adukan wahyu dan
perkataan beliau,, Namun beberapa tahun sesudahnya karena banyaknya para
penghafal Alqur’an yang gugur di medan perang maka pada masa khalifah usman
hafalan wahyu tersebut di salin dan di bukukan,, di kumpulkan dari hafalan hafalan sahabat
serta dari catatan catan sahabat.. dan selanjutnya pada zaman tabi’in al hadis
di bukukan. Dan Hadis yang terkenal ke sahihannya adalah hadis bukhori dan
muslim"
"Ooo. Gitu... trus katanya juga “yang
membingungkan ini adalah islam itu ada banyak, salah satunya ada NU juga ada
muhamadiyah,, Kata NU, ini boleh. kata Muhammadiyah, ini gak boleh, bahkan
puasa nya aja berbeda”
"Hemm.. NU atau Muhamadiyah bukan lah
sebuah aliran, atau agama maupun cabang agama, NU atau Muhammadiyah hanyalah
sebuah organisasi islam terbesar di indonesia. Yang di dirikan Oleh KH. Hasyim
Asyari (NU) dan KH. Ahmad Dahlan (Muhamadiyah). Dan beliau berdua itu masih memiliki nasab yang sama pada kakek buyut beliau, dan jika dirunut sampai ke atas beliau masih keturunan Nabi Muhammad SAW kalau di indonesia sering di istilahkan Habib, bahkan beliau berdua juga memiliki guru ngaji yang sama yaitu KH. Soleh Darat. Jadi tidak ada yang berbeda antara keduanya, kenapa bingung???, gak ada
yang beda dari kedua organisasi tersebut. Masih menyembah tuhan yang sama,
kitab suci yang sama, kiblat yang sama dan nabi yang sama. Cuman memang ada
khilafiyah, tetapi bukan masalah pokok agama, cuman cabang “furu’. Bukan akidah
tapi muamalah"
"Trus, katanya “Islam kan mengajarkan
berbakti kepada orang tua, tetapi kenapa kita lihat di berita banyak kejadian
anak yang membunuh dan menganiyaya orang tuanya,, mereka semua orang islam""
"Logikanya begini, Kalo di amerika banyak
kejadian anak menembak ibunya atau di amerika tingkat kriminalnya tinggi dan
semua pelakunya adalah non muslim, apa ayah bisa ambil kesimpulan agama mereka
mengajarkan hal demikian?? Gak kan?? tapi karena mayoritas penduduknya non
muslim.
Begitu juga Kenapa di indonesia banyak kejahatn yang di lakukan oleh
orang islam, Ya karena 90% penduduk indonesia adalah muslim. Jadi Klo ada hal
yang salah dari penganut beragama, bukan berarti agamanya yang salah. Namun
Oknum pribadinya yang di butakan oleh hawa nafsunya"
"Ohh gitu ya.."
"Udah malam, ayo tidur"..
No comments:
Post a Comment